Jumat, 26 Desember 2014

fungsi komplemen dalam aljabar boolean



Fungsi Komplemen
1.       Bila sebuah fungsi Boolean dikomplemenkan, kita memperoleh fungsi komplemen.
  1. Fungsi komplemen berguna pada saat penyederhanaan fungsi boolean.
  2. Fungsi komplemen dari f, yaitu  f’ dapat dicari dengan menukarkan nilai 0 menjadi 1 dan nilai 1 menjadi 0
    
Ada dua cara yang dapat digunakan untuk membentuk fungsi komplemen:
  1. Menggunakan hukum De Morgan
                Hukum De Morgan untuk dua buah peubah  (berlaku untuk n peubah), x1 dan   x2, adalah:
                a.         (x1 + x2)’ = x1’x2
               b.          (x1x2)’ = x1’+ x2
                c.         (x1 + x2 + K + xn)’ = x1‘x2‘K xn 
Dan dualnya:
(x1x2K xn)’ = x1’+ x2 + K + xn
Contoh:
f(x,y,z)                  = x(y’z’+yz) maka
f’(x,y,z)                = (x(y’z’ + yz))’
                                                = x’ + (y’z’+yz)’
                                                = x’ + (y’z’)’ (yz)’
                                                = x’ + (y + z) (y’ + z’)
  1. Menggunakan Prinsip Dualitas
1.       Dual dari suatu ekspresi dinyatakan sebagai perubahan operator (. dan +) dan (1 dan 0) di dalam ekspresi tersebut. Tidak dapat mengganti x dengan x’
    1. Dual tidak selalu sama dengan ekspresi asli.

                Cari dual dari f, lalu komplemenkan setiap literalnya.
                contoh:
                f(x,y,z)                  = x(y’z’+yz) maka
                dual dari f: x + ( y’ + z’) (y + z)
                komplemenkan tiap literalnya: x’ + (y + z) (y’ + z’) = f’
                jadi, f’(x,y,z) = x’ + (y + z) (y’ + z’)

sumber : http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/PRODI._ILMU_KOMPUTER/EKA_FITRAJAYA/Prinsip_Dualitas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar